Teknologi Air Cooler: Kelebihan, Cara Memilih & Beda dengan AC

Teknologi Air Cooler, Inilah Kelebihan Dan Kekurangannya
Teknologi Air Cooler, Inilah Kelebihan Dan Kekurangannya

Selama ini banyak orang yang menganggap bahwa teknologi Air Cooler adalah sebuah Air Conditioner (AC) dalam versi portable. Padahal hal ini tidak benar karena keduanya adalah teknologi yang berbeda. Lalu, seperti apa sebenarnya Air Cooler itu? Apa perbedaannya dengan AC? Mari simak informasi lengkapnya berikut ini. 

Teknologi Air Cooler dan Kelebihannya 

teknologi air cooler
(sumber gambar: ruparupa.com)

Teknologi Air Cooler adalah perangkat elektronik yang mendinginkan ruangan dan juga melembabkan udara melalui proses penguapan. Pendinginan dapat menurunkan suhu udara hingga sekitar 5 derajat Celcius. Seringkali perangkat elektronik ini berukuran kecil, memiliki roda, lebih mudah dipindahkan, dan tidak menggunakan listrik seperti AC. Plus, ini adalah alat yang lebih mudah untuk dibersihkan dan dirawat, dan dapat dilakukan sendiri di rumah.

Dalam prakteknya, penggunaan teknologi Air Cooler ini memberikan banyak kelebihan bagi para pemakainya. Beberapa kelebihan tersebut adalah: 

  1. Lebih hemat energi: Diketahui bahwa konsumsi daya daya AC biasanya tergantung pada btu pada daya AC. Semakin tinggi BTU, semakin tinggi energi listrik dan Air Cooler yang dibutuhkan. Namun, perangkat ini tidak berbasis BTU, tetapi menggunakan aliran udara. Air Cooler membutuhkan daya yang lebih sedikit dibandingkan dengan konsumsi daya AC.
  2. Mudah dipindahkan: Bentuknya yang kecil memudahkan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
  3. Harga terjangkau: Selain hemat listrik, harga air cooler ini bisa dikatakan terjangkau dibandingkan dengan beberapa alat AC lainnya.
  4. Mudah Dirawat: Perawatan Air Cooler bisa dilakukan di rumah tanpa bantuan teknisi, bahkan jika nanti Anda membutuhkan teknisi, biayanya lebih murah daripada perawatan AC.
  5. Lebih ramah lingkungan: Air Cooler tentu lebih ramah lingkungan karena udara dan air terlibat dalam proses pengkondisian udara, dan bahkan selama proses pendinginan, Air Cooler tidak menghasilkan gas rumah kaca.
  6. Melembabkan udara: Air Cooler memiliki fungsi untuk melembabkan udara 

Perbedaan Teknologi Air Cooler dan AC (Air Conditioner)

Meski banyak yang menganggap sama, kedua teknologi ini amat jelas berbeda. Inilah perbedaan teknologi Air Cooler dengan Air Conditioner: 

1. Mekanisme Pendinginan

Fungsi dari kedua teknologi ini berbeda. Teknologi Air Cooler akan berperan untuk mendinginkan udara dan melembabkannya. Sementara itu, AC atau Air Conditioner bisa mendinginkan sekaligus memanaskan udara. 

2. Pemeliharaan

Perawatan Air Cooler bisa dilakukan sendiri di rumah. Sedangkan AC biasanya membutuhkan bantuan teknisi yang profesional. Untuk biaya servis juga lebih mahal AC dan tergantung merk. 

3. Penggunaan Daya

Air Cooler menggunakan lebih sedikit daya daripada dengan AC. Air Cooler akan memakan daya sekitar 7,4-250 watt. Sementara AC adalah 400-1.100 watt. 

4. Likuiditas

Air Cooler lebih mudah Anda pindahkan dan bisa Anda bawa kemana-mana. Sedangkan AC di lokasi tetap tidak bisa Anda pindahkan. 

Cara Memilih Teknologi Air Cooler Terbaik

teknologi air cooler
(sumber gambar: reviewaz.com)

Dengan banyaknya produk yang ada di pasaran, Anda mungkin akan bingung saat harus memilih seperti apa produk Air Cooler yang baik. Maka dari itulah, kami akan memberikan beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat memilih produk Air Cooler. Beberapa tips tersebut adalah:

1. Pilih Ukuran yang Sesuai Dengan Penggunaan Kamu

Air Cooler dengan ukuran yang tepat akan memudahkan Anda menentukan dimana harus memasang dan menyimpannya. Ada pendingin yang cocok untuk digunakan di rumah, dan ada pendingin yang lebih cocok untuk penggunaan bisnis. Datang dan lihat detail diskusinya!

2. Air Cooler Mini Untuk Penggunaan Di Rumah

Saat menggunakan di rumah atau di kamar tidur, pilihlah Air Cooler mini. Air Cooler mini ideal untuk ditempatkan di rumah karena bentuknya yang ringkas dan kemudahan penggunaan. Listrik yang Anda butuhkan biasanya juga bisa Anda sesuaikan dengan konsumsi listrik rumah tangga. Selain itu, Air Cooler mini juga lebih mudah Anda bersihkan karena ukurannya yang kecil.

3. Air Cooler Besar, Lebih Cocok Untuk Penggunaan Bisnis

Kami merekomendasikan Air Cooler besar untuk Anda yang membutuhkan bisnis. Ini juga menggunakan lebih banyak listrik, sehingga lebih cocok untuk penempatan di area yang luas seperti toko atau kantor. Jangkauan udaranya juga lebih lebar dari Air Cooler versi mini.

4. Periksa Kebutuhan Daya

Dengan mengetahui konsumsi listrik, Anda dapat memperkirakan kemampuan Air Cooler untuk mendinginkan ruangan. Energi listrik diukur dalam watt. Biasanya, Air Cooler hanya membutuhkan daya 7,4 hingga 200 watt. Oleh karena itu, Air Cooler lebih hemat energi daripada AC. Air Cooler kompak umumnya membutuhkan lebih sedikit daya. Pada saat yang sama, Air Cooler besar cenderung membutuhkan banyak listrik. Jadi, ingatlah untuk selalu memastikan lokasi penggunaan agar penggunaan listrik lebih hemat.

5. Untuk Bergerak, Perhatikan Berat Air Cooler Dan Ketersediaan Roda

Selain dapat mendinginkan dan melembabkan udara, kelebihan lain dari air cooler adalah dapat Anda pindahkan. Jadi ingatlah untuk memeriksa berat dan kenyamanan pengiriman sebelum membeli. Air Cooler yang lebih besar biasanya memiliki berat kurang dari 40 kg. Beberapa Air Cooler bahkan lengkap dengan roda agar mudah Anda geser. Namun, ada juga produk tanpa roda. Produk tanpa roda ini umumnya lebih cocok untuk digunakan di rumah.

6. Periksa Kapasitas Tangki

Air Cooler bekerja secara berbeda dari AC dan kipas angin. Air Cooler bekerja dengan menyemprotkan partikel air dari proses penguapan di tangki air. Oleh karena itu, setiap Air Cooler harus memiliki tangki air. Setiap Air Cooler memiliki kapasitas tangki yang berbeda, tergantung dari produsennya. Kapasitas tangki yang besar akan memudahkan pekerjaan Anda karena tidak perlu sering-sering di isi ulang. 

Namun, kami menyarankan Anda untuk selalu menjaga kadar air di atas volume minimum agar Air Cooler berfungsi dengan baik. Ingatlah untuk tidak membiarkan Air Cooler bekerja dengan tangki kosong karena ini akan merusaknya dengan sangat cepat. Juga, Anda harus membersihkan tangki Anda setiap dua minggu untuk menjaga udara yang Air Cooler hasilkan segar dan sehat.

7. Teknologi Kekuatan Aliran Udara

Istilah aliran udara di gunakan dalam Air Cooler jika ac disebut sebagai satuan pk dari daya pendinginan. Aliran udara merupakan pertimbangan yang sangat penting ketika mencari Air Cooler karena menentukan jumlah udara yang Air Cooler hembuskan. Semakin besar kekuatan aliran udara, semakin cepat ruangan menjadi lebih dingin dan lembab. Namun, perhatikan juga keberadaan ventilasi di dalam ruangan agar kelembapannya tetap stabil.

8. Perhatikan Juga Tambahan Lainnya

Beberapa Air Cooler memiliki fitur tambahan seperti paket es, pengatur waktu, pelembab udara, dan penurun kelembaban. Seperti misalnya agar dapat mendinginkan ruangan dengan lebih baik, beberapa produsen melengkapi Air Cooler mereka dengan kompres es. Peran kompres es adalah untuk mengoptimalkan aliran udara Air Cooler, sehingga terasa lebih sejuk.

Sebelum di gunakan, ice pack harus di bekukan di lemari es sebelum ditempatkan di tangki air. Beberapa Air Cooler bahkan di lengkapi dengan lebih dari satu kantong es. Semakin banyak tumpukan es, semakin dingin anginnya. Jadi pastikan saat ingin membeli, Anda juga memperhatikan soal fitur tambahan ini. 

Itulah berbagai hal yang bisa Anda pahami tentang teknologi Air Cooler. Mulai dari pengertian, kelebihan, perbedaan dengan AC, dan cara memilihnya. Semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.